Overview
BaliDriveLux adalah website pemasaran untuk layanan sewa mobil di Bali yang mencakup area Bandara Ngurah Rai, Kuta, Seminyak, Canggu, Ubud, Sanur, Nusa Dua, dan Denpasar. Website ini dirancang sebagai landing page all-in-one yang memungkinkan calon penyewa melihat armada, membandingkan harga, memahami layanan, dan langsung memesan melalui WhatsApp — tanpa perlu backend atau sistem booking yang kompleks.
Background / Problem
Bisnis sewa mobil di Bali sangat kompetitif dan sebagian besar pelanggan adalah wisatawan yang menginginkan kemudahan dan kecepatan. Website sebelumnya belum representatif — informasi tersebar, tidak mobile-friendly, dan proses booking memakan waktu karena calon pelanggan harus menghubungi satu per satu untuk menanyakan ketersediaan dan harga. Dibutuhkan satu halaman yang bisa menjawab hampir semua pertanyaan calon pelanggan sekaligus mendorong mereka untuk langsung menghubungi via WhatsApp.
My Role
Saya mengerjakan seluruh proses pengembangan frontend — dari arsitektur komponen, desain UI/UX, pemilihan tech stack, hingga deployment. Project ini dikerjakan secara individu dengan fokus pada pengalaman pengguna yang cepat, interaktif, dan optimal di perangkat mobile.
Process
Pengembangan dimulai dengan menyusun struktur konten berdasarkan pain points umum pelanggan sewa mobil di Bali. Setelah itu, saya merancang wireframe dan langsung membangun komponen dengan pendekatan React + TypeScript. Tailwind CSS digunakan untuk mempercepat styling tanpa meninggalkan konsistensi desain. Animasi ditambahkan dengan Framer Motion secara bertahap untuk meningkatkan engagement tanpa mengorbankan performa.
Key Features / Deliverables
Tools / Technologies
Result / Impact
Website ini menjadi wajah digital utama dari layanan BaliDriveLux. Dengan pendekatan mobile-first dan pemesanan langsung via WhatsApp, friction dalam customer journey bisa diminimalkan secara signifikan. Seluruh informasi harga, jenis mobil, syarat sewa, dan metode pembayaran tersaji dalam satu tempat sehingga calon pelanggan tidak perlu bertanya bolak-balik. Metrik dampak lebih lanjut perlu dikonfirmasi setelah website digunakan dalam periode tertentu.
Reflection
Project ini mengajarkan pentingnya keseimbangan antara tampilan visual yang menarik dan fungsionalitas yang langsung bisa digunakan. Dengan tidak adanya backend, keputusan untuk mengandalkan WhatsApp sebagai saluran booking terbukti menjadi solusi pragmatis — sederhana, familiar bagi target pasar, dan tanpa biaya operasional tambahan. Ke depannya, fitur seperti booking calendar real-time atau integrasi payment gateway bisa menjadi pengembangan selanjutnya.